Friday, 7 February 2014

Tempat Terdekat Dengan Tuhan

Sejenak mungkin anda semua merenung, berpikir tentang apa yang saya maksudkan dengan tempat terdekat pada Tuhan. Apakah itu Baitullah di Mekah, atau langit ke-7 ('Arasy), atau kematian? Jawaban jawaban tadi memang benar, tapi yang ingin saya sampaikan disini adalah sebuah keterangan yang menyatakan bahwa Sujud adalah posisi dimana anda sangat dekat dengan Tuhan. Bahkan tak terhalang sesuatu apapun. Benarkah? Lalu sujud yang seperti apa, bolehkah sujud ditengah jalan raya? Oho...jangan dong, terlalu beresiko terlindas benda berasap pekat. Hehehe! Maksud saya truk. Yah, sujud saat shalat lah, saat kita menghadap Tuhan - jangan diartikan kematian yah! Hehehe.

Seperti yang kita tahu bahwasanya sujud adalah rukun dalam shalat (kecuali shalat jenazah). Nah, diantara posisi-posisi shalat yang lain seperti berdiri, duduk, dll ternyata posisi sujud ini memungkinkan kita berada sangat dekat dengan Tuhan. Sujud adalah simbol pengabdian seorang hamba pada Tuhannya, simbol penyembahan yang absolut. Sujud adalah suatu bentuk kesetiaan hamba pada Sang Pencipta. Dan dalam sujud terdapat begitu banyak makna dari berbagai segi, diantaranya adalah spiritual dan kesehatan.

Secara spiritual, jelas kalau sujud itu menggambarkan loyalitas seseorang terhadap Tuhannya. Tak heran kalau salah satu moment mustajab/terkabul nya sebuah do'a adalah saat sujud, terutama sujud terakhir dalam shalat sunat maupun wajib. Hal ini mengisyaratkan begitu sakralnya arti sujud dimata Tuhan. Hal ini juga yang memunculkan istilah bahwa tempat sujud itu adalah tempat terdekat kepada Tuhan. Tolong jangan diartikan secara sempit kalau tempat sujud itu adalah sejadah, sehingga anda bawa sejadah ke kemana-mana hanya karena beranggapan anda sedang dekat dengan Tuhan. Macam mana pula itu. Hehehe!

Ternyata eh ternyata, dari sisi medis manfaat sujud itu sangatlah besar. Diketahui bahwa posisi sujud itu memungkinkan aliran darah ke otak menjadi lancar. Tapi saya sarankan, kalau sujud hendaklah berlama-lama. Yah, minimal nggak asal nempel langsung ngangkat gitu! Nabi pernah ditanya oleh para sahabat tentang sujud ini, kenapa beliau suka berlama-lama ketika sujud. Jawaban beliau adalah, sujud yang sebentar tidaklah mendatangkan manfaat apa-apa. Namun yang perlu digaris bawahi disini adalah, boleh sujud selama yang anda mau, syaratnya kalau lagi shalat sendiri. Saya khawatir kalau anda imam terus sujudnya lama, begitu beres nengok ke belakang makmum sudah pada pulang! Hahaha. Kacau!!

Nah, mudah-mudahan bahasan kita kali ini bermanfaat yaah. Silakan share/bagikan ke teman-teman anda sekiranya tulisan ini bermanfaat. Kritik & saran boleh via email. Terima kasih atas kunjungan anda.

Ada yang lebih menarik disini.....KLIK!!

Tuesday, 4 February 2014

Kenali Pasanganmu!

Saya amat yakin seyakin-yakinnya kalau anda pasti ingin sekali mendapatkan keturunan yang punya sifat atau karakter yang baik, iya kan? Saya nggak bisa membayangkan kalau ada orang tua ingin anaknya jadi pencuri - walau sekelas robin hood sekalipun - tetap saja namanya pencuri! Atau anak yang berkarakter seperti tokoh kartun sinchan yang menjengkelkan? Apalagi seperti tokoh superhero dari negeri pamansam, superman! Lho, dia kan baik? Hmmmm, iya sih baik. Tapi apa nggak risih ngelihat anak pakai celana dalamnya diluar, udah gede juga masih begitu! Hehehe

Baiklah, kembali ke masalah serius. Setiap orang tua - termasuk anda - ingin memberikan pendidikan terbaik untuk si buah hati. Mulai dari TK sampai Perguruan Tinggi, semuanya serba terbaik. Terbaik dari segi akademis maupun yang lainnya. Yang lainnya itu apa? Nah, ini yang paling penting. Karena sebetulnya, pembentukan karakter menjadi jauh lebih penting diatas pendidikan akademis.

Karakter baik yang terpatri pada diri si anak berpotensi membawanya pada kesuksesan kelak. Tapi, apakah benar bahwa faktor yang mempengaruhi karakter seorang anak itu adalah lingkungan? Hmmm sepertinya saya tak perlu jawab, karena anda sendiri melihat hal itu! Anda sendiri yang menanamkan karakter itu pada anak anda, dan yang disebut lingkungan itu yah anda dan pasangan.

Ada baiknya, anda mengenali pasangan anda lebih jauh. Tapi mohon jangan disalah artikan, saya tidak menyuruh anda - yang belum menikah - untuk pacaran bertahun-tahun hanya dengan dalih untuk mengenali pasangan. Tolong dicatat, berapa persen tingkat perceraian di negara USA? Lebih dari 50%, dan apakah mereka pacaran? Anda jawab saja sendiri. Jelaslah sudah kalau yang saya maksudkan disini adalah mengenali dalam arti yang sebenar-benarnya.

Karakter anak bisa kita bentuk jauh sebelum anak itu lahir, bahkan sebelum terbentuk janin dirahim sang ibu. Bahkan, hal itu bisa dilakukan saat anda masih lajang. Lho, gimana caranya? Tenang...tenang...kta jelaskan kok! Begini, setiap orang perlu memantaskan diri ketika mencari pasangan. Bagaimanapun juga, Tuhan hanya akan menyandingkan anda dengan orang yang menurut-Nya pantas untuk anda. Jadi kalau lah anda yang berantakan ingin bersanding dengan putri pejabat atau kerajaan, segeralah sadar...itu hanya ada di FTV! Hehehe

Ketika anda berusaha memanaskan diri, insya Allah Dia pasti mempertemukan anda dengan jodoh yang anda inginkan - ingat, karakter lebih utama! Dan hal itu akan menciptakan lingkungan dengan karakter yang baik untuk keturunan anda. Kalau terlanjur sudah menikah, dan anda merasa kurang? Yah, tinggal perbaiki saja dan berusaha saling introspeksi untuk masing-masing pasangan.

Terima kasih atas kunjungan anda. Sekiranya tulisan ini bermanfaat, silakan share kepada teman-teman anda.
Ada yang lebih menarik disini.....KLIK!! 

Saturday, 1 February 2014

Bandel? Boleh Boleh Aja!

Udin, anak kelas 3 SD yang bandelnya bukan kepalang plus suka berkata jorok. Walaupun masih kecil, tak jarang dia mengeluarkan kalimat-kalimat yang kurang pantas untuk anak seusianya. Mungkin boleh dibilang dewasa sebelum waktunya. Hal itu membuat geram guru-gurunya terutama bu Ani, guru B. Indonesia. Bagaimana tidak, setiap diminta membuat kalimat selalu saja Udin membuat kesal guru. Suatu hari, bu Ani kembali mengajar pelajaran B. Indonesia.


Bu Ani : Coba, siapa yang bisa membuat kalimat yang diawali huruf C?

Udin : Saya buuu!!
Bu Ani : (Mengabaikan udin) hm...silakan Doni!
Doni : Cangkir saya isinya teh manis.
Bu Ani : Bagus! Sekarang dari huruf G, siapa yang bisa?
Udin : Saya buuu!!
Bu Ani : (Lagi-lagi mengabaikan udin) oh, silakan Marni!
Marni : Garuda adalah lambang negara kita
Bu Ani : Bagus! Terakhir, dari huruf Z, siapa yang bisa?
Udin : Bu...saya dari tadi kok gak dikasih?
Bu Ani : (Dengan terpaksa). Oh maaf, silakan Udin!
Udin : Zainal....
Bu Ani : (Merasa lega "kayaknya gak mungkin dia bikin kalimat jorok"). Silakan dilanjut!
Udin : Zainal...burungnya gede.
Bu Ani : @#$%^&*

Saya yakin, sebagian besar dari anda menginginkan punya anak penurut, tidak bandel seperti cerita diatas, iya kan? Pasti kebanyakan inginnya punya anak penurut yang nggak neko-neko, iya kan? Hmmm...boleh sih, tapi coba simak dulu hasil penelitian dibawah ini :

Banyak sekali yg bertanya pada saya; "bagaimana sih supaya anakku jd anak penurut?", biasanya saya tanya balik; "serius pengen punya anak penurut? Udah tau belum resikonya punya anak penurut? Pengen punya anak penurut / anak yang secara mandiri sanggup ambil keputusan?", waaa bingung kan? Hehe. Begini, kalau anak terbiasa suruh nurut maka ia dirumah akan nurut sama kita, lha tapi diluar nurut sama siapa? Kalo dirumah kusirnya kita & anak harus selalu jadi delman selalu nurut kemana kata kusir, lha kalo diluar kusirnya siapa? diluar akan berpotensi ia mudah sekali nurut sama orang lain karena udah terbiasa dengan pola tersebut, lha terus orang lain itu siapa? Bisakah kita jamin orang tersebut punya pengaruh yang baik?

Teman2 ortu yg saya sayangi, dijaman begini lebih masuk akal punya anak yang secara mandiri sanggup ambil keputusan berdasar pertimbangan resiko ketimbang punya anak penurut, anak yg secara mandiri sanggup ambil keputusan tidak akan serta merta mudah nurut ke orang lain apalagi kalau pengaruhnya tidak baik karena sudah terbiasa ambil keputusan sendiri dengan timbang2 resikonya dulu. Jadi kalo mengeluh anak suka ngeyel maka sebetulnya bersyukurlah karena itu bibit awal anak belajar ambil keputusan, belajar punya pendirian, disitulah peran ortu untuk suguhkan menu pilihan keputusan yang bisa anak pilih & paparkan apa saja resiko dibalik masing2 pilihan tersebut, sehingga anak terbiasa timbang2 dulu resikonya sebelum putusin mau lakukan suatu hal, tidak asal nurut saja apa yang orang lain katakan / pilihkan. Jadi, masih tertarik punya anak penurut?

Materi untuk tulisan ini diambil dari broadcast nya @anakjugamanusia karena kami rasa bermanfaat maka kami putuskan untuk mempostingnya. Dengan sedikit improvisasi maka jadilah tulisan ini. Jika anda merasa tulisan ini bermanfaat, silakan share supaya orang lain bisa baca.

Sekian. Terimakasih atas kunjungan Anda :)

Wednesday, 29 January 2014

Bayi Sehat Keuangan Selamat

Tahukah anda tentang manfaat beras merah organix, khususnya untuk bayi? Hmmm...ya sudah, kalau nggak tahu tidak usah mengkerut begitu keningnya, woles aja. Kita akan bahas kok sebentar lagi. Tapi...ada cerita dulu nih, tahu kan dayang sumbi ibunda sangkuriang? Ah masa nggak tahu sih, itu cerita kuno yang melegenda. Nah, jaman dulu kan belum ada penggilingan, jadi kalau habis panen itu gabah nya ditumbuk, baru jadi beras.

Kisah tangkuban perahu itu kan cuma khayalan, yang benar ternyata waktu si sangkuriang nya bikin perahu, mbok dayang sumbi sibuk numbuk gabah. Setelah perahunya selesai, sangkuriang langsung mencari ikan disungai, Mereka memutuskan untuk bakar-bakar ikan, sementara itu gabah yang ditumbuk sudah menjadi beras. Setelah menyiapkan bahan masakan, jam 4 pagi mereka sibuk mencari kayu bakar. Kebetulan karena masih gelap susah sekali mencari kayu bakar. Akhirnya perahu yang baru saja dibikin, dengan terpaksa dijadikan kayu bakar! Hadeeuh...cerita apaan itu! Wkwkwkwkwk (jangan dipercaya, cuma ngarang. Hahaha!)

Oke oke anda pasti sudah nggak sabar dengan materi tentang beras organix ini. Beras organix adalah beras yang dihasilkan dari proses penanaman secara organix. Menggunakan pupuk organix, di lingkungan pesawahan yang tidak terkontaminasi oleh pupuk kimia atau pestisida. Artinya beras organix adalah beras yang betul-betul terjamin sehatnya, terjamin mutunya. Oleh karena beras organix ini terbebas dari beragam pupuk kimia, maka dengan serta merta terbebaslah dari beragam kemungkinan bibit penyakit yang datang dari bahan kimia tersebut. Sekedar gambaran, lihatlah para sesepuh (maksudnya kakek nenek) hehehe. Mereka itu berumur panjang dan penyakitnya ringan-ringan karena jaman dulu obat kimia belum selumrah sekarang.

Nah, lalu apa sih sebenarnya manfaat beras merah organix yang bisa kita dapat, terutama untuk si kecil? Beras merah organix kaya akan serat, sehingga efektif mencegah sembelit. Kandungan asam amino, mineralnya membantu perkembangan otak anak Tinggi zat besi (fe) yang membantu mencukupi asupan zat besi bayi agar terhindar dari anemia. Beras merah organix juga tinggi kandungan vitamin b1 (tiamin) yang diperlukan untuk mencegah beri-beri pada anak. Beras merah organix sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak penderita autis karena banyak mengandung vitamin dan mineral, pun bebas dari polusi dan pestisida. Namun saran kami, sebelum dikasih ke anak anda, masaklah terlebih dahulu. Hehehe!

Mengingat begitu banyaknya manfaat dari beras merah organix ini, maka bisa dikatakan hal ini juga sebagai pencegahan atas berbagai macam penyakit. Coba anda bayangkan, kalau si kecil sudah sakit-sakitan, berapa biaya yang mesti dikeluarkan setiap ke dokter? Belum lagi beban pikiran yang menggelayuti benak anda. Sedia payung sebelum hujan, lebih baik pencegahan daripada pengobatan. Bukankah kalau bayi anda sehat, keuangan anda selamat?

Terima kasih kepada bu. Bidan Erista Silvani,Amd.Keb yang sudah repot-repot menyiapkan materi untuk artikel saya kali ini. Sukses dengan bisnis bubur bayi organixnya yaaah :)

Sekian dulu, semoga bermanfaat. Mari saling mengingatkan, jika tidak keberatan silakan share tulisan ini. Sekecil apapun upaya anda, pasti akan membantu sesama. Dan itu adalah pahala yang tiada tara. Terima kasih.

Wednesday, 22 January 2014

Asah Otak Kanan si Buah Hati Biar Sukses

Selamat sore buat anda pemirsa setia blog sepsum. Kali ini saya ingin membahas peran Otak Kanan untuk ke-Suksesan si Buah Hati.



Suatu hari seorang dokter spesialis asal Amerika mengadakan penelitian. Objek yang dipilih si dokter adalah otak manusia. Datanglah si dokter ke suatu tempat 'pelelangan otak' yang tidak jauh dari laboratorium miliknya.

Setelah memilih & memilah, dari sekian ratus otak yang tersedia, dia menemukan otak yang masih baru tapi murah, dia nanya, "yang ini masih baru yah? Kok murah?", si penjual menjawab "Ooooh itu otaknya orang indonesia. Jarang dipakai makanya keliatan baru!" Hehehehe.

Jujur saja akhir-akhir ini saya memang sedang asyik mengorek-ngorek informasi tentang otak, lebih tepatnya otak kanan. Begitu menariknya bahasan tentang otak kanan ini sampai-sampai saya menghabiskan waktu kurang lebih 5 jam sehari demi kepuasan.

Bukan sembarang kepuasan lho, ini kepuasan batin yang bermanfaat. Dimana saya nantinya bisa lebih mengassah otak kanan ini. Lha, kok cuma otak kanan, yang kiri begimana?

Memang, baik itu otak kiri maupun kanan keduanya sama-sama penting. Tapi ada baiknya kita lebih mengasah otak kanan karena ianya sangat menentukan keberhasilan seseorang.

Sudah bukan rahasia lagi kalau Emotional Quotient + Spiritual Quotient (baca : Otak Kanan) itu menentukan 80% kesuksesan seseorang dibanding Intelligence Quotient (baca : Otak Kiri). Hal itu disampaikan oleh pak Ary Ginanjar dalam bukunya The ESQ Way 165.

Kecerdasan Emosi atau EQ seperti yang kita tahu adalah sesuatu yang berkaitan dengan sikap atau attitude, Kecerdasan Spiritual atau SQ adalah hubungan manusia dengan Tuhannya, sedangkan Kecerdasan Intelektual atau IQ lebih pada sesuatu yang bersifat ilmu pengetahuan.

Secara sederhana, perbedaan yang mencolok antara keduanya adalah dimana yang satu pada logika (otak kiri) dan yang satunya lagi kreatifitas (otak kanan). Kalau lah logika ini terbatas pada hal-hal yang hanya realistis & masuk akal, maka kreatifitas berawal dari imajinasi yang tanpa batas.

Maka tak heran banyak tercipta orang hebat, termasuk para penemu adalah mereka yang dominan otak kanan. Coba anda bayangkan, apakah bisa seseorang menciptakan sebuah benda (yang belum ada) tanpa daya imajinasi dan kreatifitas yang kuat? Tanpa membayangkan bentuk, mekanisme, fungsi, dll terlebih dahulu?

Hal mencolok lainnya yang menjadi perbedaan adalah soal keteraturan. Dimana seorang yang dominan otak kiri akan selalu teratur, atau cenderung mematuhi aturan da urut. Sedangkan mereka yang dominan otak kanan yah sebaliknya, tidak teratur, paralel, menyelesaikan beberapa masalah sekaligus.

Seringkali dalam hal pekerjaan, si golongan kanan merangkap beberapa pekerjaan sekaligus. Atau, menangani beberapa proyek sekaligus, atau memiliki banyak bisnis diberbagai bidang usaha. Repot kah? Hmm kelihatannya mereka enjoy-enjoy saja.

Nah, bagaimana biar si kecil otak kanan-nya terasah?

Otak kanan ini kan berkaitan sengan kreatifitas, musik, warna. Nah, salah satu cara yang bisa anda terapkan adalah mulai memfokuskan anak pada minat yang dimilikinya. Bukan memaksanya untuk masuk pada apa yang kita inginkan.

Kalau si anak suka menggambar, biarkan dia be-rkreasi dengan imajinasinya. Begitupun dengan kreatifitas-kreatifitas lainnya, seperti game. Informasi nya ada disini [klik]. Itu baik untuk perkembangan otak kanan mereka.

Beberapa permainan yang juga bisa melatih otak kanan :

  • catur
  • sudoku
  • teka teki
  • puzzle
  • rubik cube
  • game strategi
  • dll
Nah, sudah tahu kan? Boleh salah satu yang paling diminati si kecil, atau mau semuanya juga bagus kok.

Tak terasa, sudah panjang lebar saya bicara. Hehehe tapi mudah-mudahan bermanfaat ya wassalam :)