Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Wednesday, 2 March 2016

Istri Menolak Diajak Bercinta? Mungkin Ini Penyebabnya...

Problematika dalam rumah tangga itu memang segudang. Salah satunya yang cukup sering terjadi adalah, istri menolak ajakan bercinta atau hubungan seksual.

Saya bukan sedang curhat, hanya sedikit cerita tentang pengalaman. Hadeuh...apa bedanya! Hehehe. Ya memang cerita pengalaman, tapi ada manfaat yang bisa diambil. Karena mungkin masalah yang saya alami terjadi juga pada anda.


Jujur, ini bukan hal baru bagi saya. bahkan beberapa bulan ke belakang, hal itu cukup mengganggu pikiran saya. Akibatnya, saya sering kehilangan konsentrasi dan susah sekali menstabilkan emosi. Lama-kelamaan sayapun terbiasa.

Daripada diambil pusing, ya mending mencari kesibukan biar otak nggak beku. Contohnya, kalau saya menulis blog. Nah, saya coba analisis apa yang terjadi akhir-akhir ini.

Adanya keinginan/hasrat seksual seseorang (terutama perempuan) tidak semata didorong oleh kebutuhan, tapi juga mood. Dimana mood tersebut bisa rusak disebabkan beberapa hal, antara lain :

#1. Ekonomi

Faktor ekonomi ini jadi yang teratas, karena memang saat ini kami lagi diuji oleh Allah dengan banyaknya pengeluaran, sementara pemasukan menurun. Kebutuhan ekstra yang diluar kebutuhan primer itu, memaksa kami harus berpikir ekstra keras untuk menutupi.

Akhirnya, stres pun tak terhindarkan. Memang kalau belum rezeki-nya, usaha sekeras apapun tetap saja hasilnya belum menutupi. Walaupun hal ini sudah dikomunikasikan, hanya sampai sebatas meredakan emosi sesaat.

Dilain kesempatan, muncul lagi persoalan baru ketika saya harus banyak menghabiskan waktu didepan komputer. Mempelajari ilmu blogging, sampai bisa dipraktikan dengan benar (walaupun belum menghasilkan apa-apa), jelas menghabiskan hampir sepertiga waktu saya.

Dilemanya : Saya harus cari pemasukan, tapi saya juga harus punya waktu buat istri.
Solusinya : Saya harus terus menerus menjalin komunikasi dan meyakinkan kalau ini akan menghasilkan.

#2. Stamina

Bukan tidak mungkin, hal ini jadi penyebab terbesarnya. Walaupun, istri saya selama ini tidak pernah mengatakannya. Tapi bagaimanapun, saya bisa merasakannya. Saya sering cari informasi tentang edukasi seksual, dan ternyata apa yang saya alami jauh dari kata ideal.

Masalahnya adalah, apa yang saya ketahui dulu hanya sebatas teori. Sementara, pada saat praktek susahnya minta ampun. Bahkan, apa yang sudah saya pelajari itu tiba-tiba hilang dari kepala. Mendadak lupa! Hehehe

Saya menyadari butuh waktu yang bukan sebentar untuk memperbaiki itu. Saya juga menyadari, saya bahkan sudah tidak pernah berolah raga setelah menikah. Bukannya malas, pikiran yang berkecamuk dan lebih kearah perbaikan ekonomi menjadikan saya jauh dari olahraga.

Dilemanya : Memperbaiki stamina butuh waktu dan modal, sementara saya belum memiliki keduanya.
Solusinya : Segera bangkit untuk bisa dapat keduanya. Kerja keras, ikhlas, dan jujur.

#3. Perhatian

Salah satu cara yang paling diinginkan wanita adalah mendapat perhatian dari pasangannya. Bahkan seandainya segala kebutuhan terpenuhi, tidaklah semua itu ada artinya kalau yang satu ini hilang. Ya, percuma lah cari uang sampai jungkir balik, kalau jadi sebab hilangnya perhatian.

Disatu sisi, saya berusaha jadi suami yang bertanggung jawab terhadap segala kebutuhan istri. Disisi lain, saya jadi terlena dan mengalihkan perhatian saya ke pekerjaan saya. Sayapun mengakui ini salah, walaupun tujuannya jelas.

Semuanya harus seimbang, harus tertata pada porsinya. Salah juga kalau akhirnya saya mengorbankan perasaan pasangan saya, walaupun yang saya lakukan itu semata-mata untuk dia juga.

Dilemanya : Perhatian harus terbagi dua, bahkan lebih besar ke pekerjaan karena harus fokus.
Solusinya : Jangan melupakan hal-hal yang sangat penting, tetap perhatian walau sesibuk apapun.

#4. Kemesraan

Istri butuh lebih dari sekedar kebutuhan biologis, bukan sebatas itu. Yang diinginkan oleh seorang istri adalah rasa dicintai, diperlakukan seorang yang berharga. Bukan diperlakukan seperti barang yang hanya diperlukan setiap kali dipakai.

Hal itulah yang nampaknya saat ini berkurang. Saya menyadari betul kualitas hubungan kami menurun, bahkan disaat istri mengandung anak pertama kami. Suasana hangat itu perlahan mendingin, tapi tidak sampai beku.

Sedikit tips untuk anda yang mengalami kondisi seperti ini :

Kondisi yang harus selalu dipahami oleh seorang suami adalah, perempuan itu mahluk yang sangat dipengaruhi mood saat beraktifitas. Contoh, karena capek jadi nggak mood, tersinggung dikit jadi nggak mood, bahkan cuma gara-gara telat dijemput saja ujung-ujungnya jadi nggak mood.

Kehangatan harus terus dibangun, komunikasi harus terus terjalin, kemesraan harus terus ditumbuhkan. Walaupun itu akan terasa sulit, hanya kehadiran cinta yang bisa mewujudkannya. Hal itu jangan sampai hilang.

Sudah kepanjangan, ngelantur lagi! Hehe

Yah, semoga celoteh nggak bermutu ini ada manfaatnya buat anda yang lagi mengalami.
Akhir kata, terima kasih sudah berkunjung, wassalam :)

Sunday, 21 February 2016

7 Kesalahan Fatal Saat Memulai Usaha

Sebenarnya, saya sempat malu-malu untuk posting membahas bisnis/usaha. Jujur saya merasa kurang pede karena merasa belum cukup ilmu dan pengalaman untuk mengupasnya. Tapi, pikiran itu saya buang jauh-jauh.

Tulisan ini saya buat semata-mata untuk dijadikan alarm bagi anda yang ingin memulai usaha. Sebagai sesama pelaku usaha, tentu saya ingin melihat Indonesia ini dipenuhi pengusaha-pengusaha sukses di bidang masing-masing. Saya harap anda adalah salah satunya, aaamiiin.

Nah, sesuai judul postingan... kali ini saya akan membahas tentang 7 Kesalahan Fatal Saat Memulai Usaha. Point-point yang akan saya bahas sebenarnya sangat banyak, tp saya coba ringkas jadi 7 point saja. Semuanya pengalaman saya pribadi. Anda pasti sudah tidak sabar kan? Baiklah...baiklah... ini dia :

Kesalahan #1. Kurang Ilmu

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa apapun yang dijalani dengan ilmu, pastilah hasilnya lebih baik ketimbang tanpa ilmu sama sekali. Jangan coba-coba memulai usaha tanpa belajar terlebih dahulu, tanpa bertanya pada ahlinya, tanpa mencari tahu lebih dalam.

Ini pernah saya alami pas awal-awal mencoba usaha ternak kenari. Tanpa saya pelajari lebih dulu, saya langsung terjun ke dunia yang benar-benar baru buat saya. Benar saja, di kemudian hari saya harus membagi fokus antara menjalani bisnis dengan mempelajari ilmunya.

Tak ingin mengulangi kesalahan yang sama, maka disetiap usaha yang saya jalani selanjutnya saya selalu mewajibkan diri untuk mendalami ilmunya terlebih dulu. Dari mulai teknis, produksi, pemasaran, dll. 

Tips untuk Anda : Milikilah mentor (guru) yang kompeten dibidang yang anda geluti. Pastikan mentor anda punya waktu untuk berbagi ilmu dan pengalamannya.

Kesalahan #2. Kurang Menghargai Waktu

Salah satu faktor paling penting saat anda ingin memulai usaha adalah, jangan pernah menunda-nunda pekerjaan. Setiap detik yang anda lewati dengan menunda pekerjaan (untuk hal-hal yang tidak penting), itu berarti anda melewatkan kesempatan emas yang mungkin hanya datang sekali.

Nah, ketidakdisiplinan ini yang anda harus kalahkan. Bagaimanapun juga, tidaklah mungkin orang bisa sukses seketika tanpa dia me-manage dirinya sendiri dalam hal kedisiplinan. Memang sulit sekali, tapi inilah sikap mental sang juara. 

Kalau disiplin saja sulit, bergerak cepat juga sulit, kapan mau bersaing dengan mereka yang sudah jauh meninggalkan anda?

Tips untuk Anda : Segera Take Action setelah anda cukup bekal ilmu untuk memulai usaha anda, jangan menunda, jangan membuang waktu untuk hal tidak penting.

Kesalahan #3. Kurang Perencanaan

Action sih action, tapi bisnisnya malah jadi amburadul nggak karuan. Gesit sih gesit, tapi tetap saja pengeluaran malah jauh lebih besar dari pemasukan. Ujung-ujungnya minus.

Kok bisa? Bisa jadi anda kurang benar dalam perencanaan. Misalnya, anda mengeluarkan biaya promosi besar-besaran padahal target pasarnya tidak tepat. Atau anda meluncurkan produk yang kalah bersaing di pasaran karena timing nya tidak pas. Bisa juga anda terlalu melibatkan banyak orang, akhirnya pendapatan jadi minim.

Semua masalah diatas terjadi karena kurangnya perencanaan. Karena anda terlalu bersemangat, atau karena terlalu yakin dengan besarnya profit, menyebabkan anda mengabaikan perencanaan yang sangat penting.

Tips untuk Anda : Buat papan perencanaan, tuliskan sedetail mungkin apa yang akan anda lakukan beserta target yang ingin dicapai. Jangan lupa tuliskan juga resiko-resiko nya.

Kesalahan #4. Kurang Fokus

Banyak orang yang memilih bisnis sebagai sampingan karena penghasilannya dikantor tidak cukup. Atau, mereka yang punya banyak waktu karena pekerjaan nya tidak terlalu mengikat alias freelance. Apakah ini boleh?

Boleh-boleh saja, tapi ada konsekuensi yang harus anda terima! Pada awal-awal menjalani usaha, hal itu sepertinya baik-baik saja. Lama kelamaan, anda akan diharuskan memilih mana yang lebih anda nikmati dalam menjalaninya.

Bisa saja, penghasilan anda dari bisnis tidak sebesar gaji anda di kantor, tapi anda menikmati setiap prosesnya. Atau sebaliknya, pemasukan anda dari bisnis memang besar, tapi anda malah tidak nyaman. Terserah anda mau pilih mana, yang penting FOKUS.

Tips untuk Anda : Miliki visi, miliki keinginan yang jauh lebih bermakna dari sekedar mencari kekayaan. Visi besar seperti membahagiakan keluarga. Itu akan membantu anda untuk lebih fokus.

Kesalahan #5. Kurang me-Manage Keuangan

Apalah artinya profit besar, omzet selangit kalau anda tidak pintar me-manage keuangan anda. Itu pernah saya rasakan dikehidupan yang telah lampau. Parahnya lagi, omzet gak seberapa ditambah keuangan kacau balau. Semakin menderita lah bisnis saya hehe

Kesalahan fatal saya ada pada banyaknya pengeluaran yang tidak perlu ditambah campur aduk dengan keuangan pribadi. Lambat laun saya belajar berhemat, membatasi pengeluaran, bahkan menabung. Menjauhkan diri dari konsumsi yang tidak perlu, yang bahkan merusak seperti rokok.

Oh ya, ngomong-ngomong soal rokok, anda boleh baca ini >> Benarkah Rokok Itu Berbahaya?

Alhamdulillah, seiring berjalan waktu saya semakin dalam mempelajari ilmunya. Sedikit-sedikit berhasil diperbaiki. Omzet kecil pun lama-lama berkembang kalau keuangannya baik.

Tips untuk Anda : Buat pembukuan, sedetail mungkin, selengkap mungkin. Kalau perlu, belajar akuntansi praktis, bukan yang cuma teori. Anda bisa mempelajarinyra disini >> Jurnal Akuntansi Keuangan (terlengkap termudah). Buat akun rekening khusus untuk bisnis.

Kesalahan #6. Kurang Militan

Seringkali kegagalan yang saya alami-setelah dirunut kebelakang, adalah karena spirit fighting saya memuncak di awal lalu melempem ditengah. Banyak faktornya, mulai dari kehabisan modal, profit yang tidak memnuhi kebutuhan, sampai masalah teknis yang tidak terpecahkan.

Tapi, akhirnya saya menyadari semua itu berasal dari sikap mental saya yang kurang militan. Kadang-kadang melakukan sesuatu tidak tuntas atau setengah-setengah, tidak sampai goal.

Saya belajar dari banyak motivaor, trainer, juragan, melalui seminar-seminar, buku, socmed. Saya menemukan banyak ilmu tentang kesabaran yang mulai saya terapkan dan mulai menjadi karakter diri.

Saya amat mengakui kalau jiwa muda itu kebanyakan nggak sabaran, cenderung ingin yang instan. Bahkan, Steve Jobs saja butuh waktu 8 tahun dari awal tercipta nya Apple sampai me-launching Machintosh.

Tips untuk Anda : Nikmati setiap jengkal proses usaha yang anda jalani. Sukses hanya masalah waktu kalau anda melakukannya dengan benar.

Kesalahan #7. Salah Memilih Partner

Ini bukan persoalan mudah! Terlihat sederhana, tapi sangat rumit dikemudian. Banyak yang berhasil membangun bisnis karena tepat memilih partner. Namun, tidak sedikit bisnis hancur gara-gara sembarangan dalam ber-partner.

Kalau anda sudah cukup ilmu, punya relasi, punya modal yang cukup, siap untuk fokus, saya tidak menyarankan untuk ber-partner. Itulah juga yang dikatakan mentor saya. Tidak banyak orang yang setia dengan komitmen mereka, juga dalam berbisnis.

Tapi, tidak ada salahnya juga anda ber-partner selama anda yakin dan tahu persis karakter orang yang anda ajak bekerja sama. Jangan sampai anda menyesal setelah bisnis berjalan. Partner terbaik adalah yang saling melengkapi, da
n memiliki visi yang sama dengan anda.

Tips untuk Anda : Selektiflah dalam memilih partner. Ketahui latar belakangnya, buat komitmen hitam di atas putih. Itu lebih aman buat anda, terlebih anda sebagai pemilik modal.



Duh, cukup panjang juga saya bercuap-cuap, tidak terasa sampai jemari ini cangkeul. hehe

Tapi mudah-mudahan ada manfaatnya untuk anda pembaca setia blog sepsum. Mohon maaf karena terlampau banyak kekurangan, hampir-hampir isinya persis seperti kaleng kosong.

Untuk ilmu bisnis yang lebih lengkap, nih saya kasih rujukan >> Ciputra Entrepreneurship

Sekian dulu dari saya, wassalam :)
Yang mau menambahkan, silakan isi di kolom komentar.

Thursday, 1 October 2015

Demi Keluarga Akhirnya Saya Berhenti Merokok

Kalau dilihat dari judulnya, sepertinya sih artikel saya kali ini nggak penting-penting amat. Hehehe, Tapi kalau buat saya, berhenti merokok itu ibarat terbebas dari jeratan hutang. Plong banget, bebas terbang bak burung liar. #lebay
Ternyata bukan cuma saya, tapi banyak perokok lain yang saya kenal ingin sekali berhenti menghisap rokok. Entah apa yang membuat mereka tidak bisa keluar dari jeratan candu rokok. Yang pasti, dulu saya juga begitu, beberapa kali ingin berhenti, namun gagal juga.

Sekarang, alhamdulillah sudah dua tahun lebih saya tidak merokok. Selama dua tahun itu pula saya merasakan tubuh saya jarang sekali sakit. Mungkin hanya beberapa kali, padahal waktu masih jadi perokok aktif saya hampir tiap bulan batuk/flu. Bahkan hampir tak pernah lagi batuk.

Sedikit flashback, sebelum berhenti selama 15 tahun saya aktif merokok dan baru berhenti disaat sakit. Mungkin karena waktu itu sangat menikmati candu rokok plus berada dilingkungan yang mayoritas perokok. Saya pun selalu gagal berhenti merokok, sampai pada suatu waktu...

Pada suatu waktu saya merenungkan tentang masa depan saya, tentang kehidupan saya setelah keluarga (waktu itu saya masih 26th dan belum menikah). Pikiran saya terbang jauh kepada bahaya racun asap rokok yang mengancam istri dan anak saya kelak. Sayapun termenung cukup lama.

Saya membulatkan tekad, saya harus berhenti, harus! Tidak besok, tidak bulan depan, hari ini juga saya harus bisa berhenti. Begitu kata hati saya, seketika itu juga saya tidak lagi berhasrat untuk merokok. Rokok yang masih ada disaku, saya buang ke tempat sampah.

Sejak saat itu, segar sekali rasanya menghirup udara dipagi hari. Dari yang tadinya hampir selalu ditemani rokok dan kopi, sekarang tanpa rokok tanpa kopi. Napas lega sekali, saya sangat menikmati hari-hari saya tanpa rokok.

Beberapa teman yang yang ketemu saya keesokan harinya, yang biasa menawarkan rokok, cukup kaget sekaligus mengapresiasi keputusan saya berhenti merokok. Mereka pun menyatakan keinginannya untuk berhenti, tapi kebanyakan sampai sekarang masih menghisap rokok.

Saya pun heran kenapa begitu mudah melepaskan candu rokok, padahal saya masih sering bergaul dengan teman-teman saya yang perokok, bahkan sampai sekarang. Saya sendiri tidak percaya kalau ternyata bisa sekaligus berhenti, tanpa ada tahapan mengurangi dulu.

Kadang-kadang ada yang bertanya atau meminta tips biar bisa total berhenti merokok, ya saya ceritakan saja tentang motivasi saya kenapa berhenti. Hal itu ternyata lebih menguatkan tekad saya ketimbang faktor kesehatan.

Nah, untuk anda yang juga ingin berhenti merokok, nih saya kasih beberapa tips mudah-mudahan bermanfaat...

1. Miliki Motivasi

Berikan alasan yang jelas kepada diri Anda sebelum memutuskan untuk berhenti merokok. Untuk meningkatkan motivasi, Anda memerlukan alasan yang lebih kuat dan masuk akal bagi diri Anda sendiri. 

Alasan-alasan seperti: menghindarkan keluarga/pacar dari asap rokok, ingin terlihat lebih muda, ingin menjaga kesehatan tubuh Anda, itu dapat menjadi jawaban dari tujuan Anda tersebut. Kalau anda tidak punya motivasi, sepertinya akan gagal total.

2.Imbangi Dengan Terapi

Membuang rokok dan menyatakan Anda telah berhenti total memanglah tidak semudah yang Anda bayangkan, 95% orang yang mencoba untuk berhenti merokok tanpa terapi akan kembali menyentuh rokok. Mereka berdalih dengan alasan nikotin pada rokok yang menyebabkan ketergantungan.

3. Konsultasi Dengan Dokter


Dengan berkonsultasi, paling tidak anda jadi lebih tahu tentang racun yang terkandung dalam rokok [baca disini] dan anda semakin takut untuk kembali menghisap rokok. Selain itu, dengan berkonsultasi, anda akan merasa mempunyai teman disaat anda ingin cerita.

4. Jangan Lakukan Sendiri


Beritahukan keluarga, kerabat, atau pacar saat kamu sedang menjalani proses berhenti merokok. Tindakan ini mampu membantu anda mengidentifikasi strategi dan tindakan anda untuk berhenti merokok.

5. Bersihkan Rumah


Setelah mengisap rokok terakhir, singkirkan asbak dan pemantik. Cuci seluruh pakaian atau karpet dan gorden yang meninggalkan bau asap. Gunakan penyegar ruangan untuk menyingkirkan aroma rokok di rumahmu. Hal ini berfungsi untuk menghilangkan ingatanmu dari segala hal tentang rokok.

6. Berolahraga

Aktivitas fisik dapat membantu anda mengurangi candu nikotin. Selain itu, dengan menyibukkan diri anda tidak punya waktu untuk bersantai sambil menghisap rokok. Lama-kelamaan anda akan melupakan rokok untuk selamanya.

7. Konsumsi Buah dan Sayuran

Penelitian oleh Duke University mengatakan bahwa makanan berupa sayuran, buah-buahan serta makanan rendah lemak mampu menjadikan rokok terasa buruk.

8. Hargai Pencapaian

Beri penghargaan terhadap diri anda yang telah anda berhasil keluar dari kebiasaan merokok. Hal itu seperti memberi hadiah pada diri sendiri atas prestasi yang telah anda capai. Prestasi yang kebanyakan perokok tidak bisa lakukan.

Itulah beberapa tips untuk menghilangkan kebiasaan merokok, semoga artikel ini bermanfaat. Sebarkan kepada orang-orang terdekat yang Anda sayangi, semoga mereka terbebas dari racun rokok yang mematikan.

Friday, 28 February 2014

Kenapa Harus Menunda Sih?

Pernahkah anda mendengar kutipan-kutipan seperti "Lebih cepat lebih baik" atau "Waktu adalah uang" atau "Siapa cepat dia dapat"? Hmmmm, sepertinya anda mengangguk nih. Ah, sok tahu banget saya ini. Hehehe! Tapi memang saya rasa kutipan kutipan di atas sudah sangat familiar di telinga kita. Pesan tersiratnya apa sih? Yah, apa lagi dong kalau bukan menyegerakan pekerjaan alias jangan menunda-nunda.

Ketika sebuah keputusan yang sudah bulat seperti bola basket, ditunda sehari saja maka hasilnya akan lain. Dijamin akan lain! Karena setiap detik situasi bisa berubah, kondisi psikologis bisa berubah, semangat berubah, mood berubah, bahkan karakter seseorang bisa berubah seketika. Bayangkan saja kalau Mark Zuckerberg menunda pekerjaannya merintis facebook.com sampai dia selesai kuliah? Saya yakin hasilnya tidak akan sefantastis sekarang.

Banyak sekali hal yang tidak terduga hasil dari penundaan. Sebut saja untuk persoalan menikah, pernahkah anda mendengar seseorang menunda menikah dengan alasan belum siap? Lah, kalau kitanya nggak mempersiapkan diri plus yakin, mau sampai kapan nunggu siap? Satu atau lima tahun lagi, kalau kita masih punya pikiran seperti itu mah tetep saja nggak bakalan siap. Untuk urusan yang satu ini, ada baiknya sih anda baca juga Kenali Pasanganmu.

Satu lagi kenyataan yang memilukan dialami seorang teman. Dimana dia dengan pasangannya sepakat menunda untuk punya anak atau merencanakan kelahiran anak pada bulan-bulan tertentu yang mereka inginkan. Hasilnya? Sampai usia pernikahan mereka menginjak 5 tahun belum juga dikaruniai anak. Yah, memang tertulis dengan sangat jelas dalam Al-Quran bahwa Allah mengetahui dan manusia tidak mengetahui (sesuatu yang ghaib). Ingatlah bahwa proses penciptaan anak itu dari mulai tertanam benih sampai kelahirannya sudah ada yang mengatur.

Semoga cerita-cerita diatas bisa sedikit mengubah kebiasaan anda yang suka menunda-nunda pekerjaan, padahal itu penting untuk disegerakan. Tujuan kami adalah menebar manfaat, terserah anda mau menerimanya seperti apa. Silakan share ke teman-teman anda sekiranya tulisan ini bermanfaat, terima kasih sudah mau berkunjung.

Wednesday, 8 January 2014

Obat Paling Fenomenal

Anda pasti pernah sakit kan? Jawab saja iya! Anda pernah ke dokter? Saya yakin hampir semua orang akan menjawab iya. Anda pernah minum obat? Halah, gak usah malu-malu, tinggal menjawab iya apa susahnya. Hehehe! Yah, kalo anda pernah sakit, lalu ke dokter, pulangnya pastilah disuruh minum obat. Memangnya ada dokter yang nyuruh minum oli? Kalau ada pasti dokternya lulusan RS jiwa. Hehehe!

Ngomongin tentang sakit, yang namanya manusia kan pasti kena lah. Mau itu Obama, Osama, bahkan Rhoma Irama saya yakin pernah sakit. Suatu hal wajar memang, yah itung-itung mengurangi dosa kita juga. Yang penting kalau sakit, jangan yang kronis, jangan berlama-lama di rumah sakit, nggak enak. Hehehe! Tapi, apa mau dikata, kalau sudah terlanjur yah tinggal bersabar dan ikhtiar. Ingat upaya anda & semangat anda adalah faktor terbesar kedua penyembuhan setelah doa!

Umumnya, ketika sakit, pikiran kita langsung tertuju ke >> minum obat, periksa ke dokter, pengobatan alternatif, dll. Tapi tahukah anda kalau ada yang namanya 'Obat Fenomenal'. Kenapa saya menyebut fenomenal? Yah, karena memang luar biasa. Bukan aspirin, bukan panadol, apalagi dukun, bukan!!

Tahukah anda bahwa obat yang saya maksud adalah bangun sebelum shubuh. Yah, anda tidak salah dengar, bangun sebelum shubuh (sekitar pukul 02-03). Begitu aja... terus ngapain? Yah ngapain kek, yang penting gerak. Hmmm, kira-kira bagusnya apaan yah, masa jam 3 shubuh angkat barbel... terus ngapain? Yupz, anda benar!! TAHAJJUD. Ini adalah fakta-fakta nya :

- Shalat tahajjud dapat menstabilkan hormon melatonin. Saat matahari terbenam, kelenjar pineal mulai bekerja dan menghasilkan hormon melatonin dalam jumlah besar. Puncaknya pada pukul 02.00-03.00 dini hari. That's tahajjud time! Nah, shalat tahajjud dapat menghasilkan hormon melatonin sehingga:
  • Membantu terbentuknya sistem kekebalan tubuh. 
  • membatasi pemicu-pemicu tumor seperti estrogen.
  • menghasilkan turunan asam amino trytophan, salah satu penyusun protein.
Sementara itu, Prof. Dr. Mohammad Sholeh, seorang akademisi surabaya, menyingkap manfaat-manfaat tersembunyi lainnya dari shalat tahajjud. Ini berdasarkan penelitian terhadap sejumlah responden selama dua bulan dengan dukungan tiga laboratorium di Surabaya.
- Shalat tahajjud dapat membantu ketahanan tubuh (imunologis)
- Shalat tahajjud dapat mengurangi nyeri pada pasien pengidap kanker.
- Shalat tahajjud dapat mengendalikan hormon kortisol, sehingga mengurangi stres.

Selama dua tahun terakhir saya coba praktekan, hasilnya subhanallah. Badan saya hampir tak tersentuh penyakit walaupun saya tak pernah mengurangi kegiatan sedikitpun. Perubahan yang menurut saya sungguh luar biasa, dimana tadinya dalam setahun paling tidak saya 2-3 kali ke dokter.


Hidup adalah pilihan! Yah, sebuah pilihan. Kalau saya sih lebih milih hidup sehat tanpa harus keluar biaya banyak, tanpa ngerepotin orang banyak, yang penting syukurnya banyak-banyak. Hehehe! Sekian, semoga bermanfaat :)

Jika tulisan ini anda rasa bermanfaat, silakan share. Pahala besar untuk anda yang peduli sesama :)
Ada yang lebih menarik disini.....KLIK!!