Wednesday, 24 February 2016

Masih Bleng Urusan Jodoh? Baca Ini!

Setiap datang hari raya, pasti jadi moment paling berharga untuk berkumpul semua anggota keluarga, tak terkecuali mereka yang tinggal diluar kota. Pasti...pasti, diantara mereka ada saja yang nanya, "kapan nikah?"

Tulisan saya kali ini, secara khusus memang dialamatkan buat anda yang ingin segera menemukan tulang rusuknya. Tulang rusuk yang masih sembunyi entah dimana, yang pasti jangan sampai ketukar sama tulang ekor, bisa gaswat! Hehe

Mohon maaf, jangan salah persepsi. Saya bukan paranormal yang sok tahu tentang jodoh anda, saya juga bukan ahli perjodohan tempat anda curhat. Saya hanya sharing saja, tidak lebih.

Buat anda yang masih mikir-mikir soal menikah, mending segera saja! Jangan sampai nyesel, apalagi stres. Lha, kok nyesel? Katanya nikah itu kan nikmat? Jangan dengerin kata orang, kata siapa nikah itu nikmat? Nggak lah, yang ada nikmat banget! Jadi nyesel kenapa nggak dari dulu...haha

Banyak yang beralasan, tidak ada biaya, belum punya pekerjaan, penghasilan belum cukup, bla...bla...bla... yang akhirnya menunda-nunda menikah. Yang rugi siapa? Ya diri sendiri.

Menurut saya pribadi sih, berani-kan diri saja dulu, pantaskan diri dihadapan-Nya, Allah juga pasti ngasih jalan.

Yang ini lain lagi, sudah mapan, sudah siap secara materi & non materi, tapi belum ketemu calonnya. Sudah cari kesana kemari tetap hasilnya nihil. Apa memang belum waktunya?

Begini, segala sesuatu ada hukum sebab akibat. Mungkin saja, karena anda terlalu sibuk bekerja, jadinya tidak punya waktu untuk urusan jodoh. Atau, karena anda terlalu idealis memilih pasangan, jadinya terkesan memberatkan. Atau memasang target yang tidak realistis, jadinya sulit.

Setiap orang punya masing-masing cara dalam ber-ikhtiar. Setiap orang diberi hak oleh Allah untuk menentukan. Nah, nama yang Allah tuliskan sebagai jodoh anda, adalah orang yang anda pilih. Allah Maha Tahu, anda bakal milih si A, jadi sebelum anda lahir Allah sudah menuliskannya.

Kalau begitu, kenapa ada ungkapan "jodoh ditangan Tuhan"? Nah, saya kasih tahu anda. Ungkapan itu hanya sebagai alibi mereka-mereka yang susah payah nyari tapi belum ketemu! Hehe, kidding atuh, jangan tersinggung yah..

Setelah menjalani 5 bulam lebih sebagai seorang suami, memang tidak serta merta adem ayem dari masalah. Masalah dalam rumah tangga itu ibaratnya kaldu dalam masakan. Kalau nggak ada itu, tidak gurih. Darimana kita bisa saling mengerti antar pasangan? Yah dari macam-macam masalah!

Namun, fakta yang tak terelakkan dari perjalanan rumah tangga ini. Allah selalu membuat banyak hal jadi lebih mudah. Jelas itu salah satu bonus yang Allah siapkan untuk anda sebagai calon pemimpin bahtera rumah tangga.

Bukan cuma itu, Allah menitipkan rezeki di pundak kita untuk menghidupi istri dan anak-anak. Memang tidak otomatis gaji naik, omzet naik, jabatan naik, gara-gara menikah. Tapi, aneh nya kebutuhan selalu tercukupi.

Kesimpulan :

Setiap individu diberi oleh Allah hak untuk menentukan dengan siapa dia menjalani hidup. Janganlah terjebak dengan persepsi bahwa kita harus menunggu 'diberi' tanpa ada usaha sedikitpun. Meminta itu harus, tapi hanya kepada-Nya, bukan pada mahluk.

Menikah adalah salah satu gerbang menuju surga. Inilah makanya, disebut ibadah seumur hidup. Ada atau tidak adanya masalah tidaklah lantas membuat pernikahan jadi hambar. Justru dari situlah cinta yang sebenarnya mulai tumbuh.

Sekali lagi mohon maaf bila ada kesan menggurui, ini cuma sharing aja tentang apa yang pernah saya rasakan, pernah saya alami. Barangkali anda malah punya tips-tips tertentu seputar rumah tangga, silakan isi kolom komentar.

Sekian dulu, semoga bermanfaat. Terima kasih sudah berkunjung :)

Sunday, 21 February 2016

7 Kesalahan Fatal Saat Memulai Usaha

Sebenarnya, saya sempat malu-malu untuk posting membahas bisnis/usaha. Jujur saya merasa kurang pede karena merasa belum cukup ilmu dan pengalaman untuk mengupasnya. Tapi, pikiran itu saya buang jauh-jauh.

Tulisan ini saya buat semata-mata untuk dijadikan alarm bagi anda yang ingin memulai usaha. Sebagai sesama pelaku usaha, tentu saya ingin melihat Indonesia ini dipenuhi pengusaha-pengusaha sukses di bidang masing-masing. Saya harap anda adalah salah satunya, aaamiiin.

Nah, sesuai judul postingan... kali ini saya akan membahas tentang 7 Kesalahan Fatal Saat Memulai Usaha. Point-point yang akan saya bahas sebenarnya sangat banyak, tp saya coba ringkas jadi 7 point saja. Semuanya pengalaman saya pribadi. Anda pasti sudah tidak sabar kan? Baiklah...baiklah... ini dia :

Kesalahan #1. Kurang Ilmu

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa apapun yang dijalani dengan ilmu, pastilah hasilnya lebih baik ketimbang tanpa ilmu sama sekali. Jangan coba-coba memulai usaha tanpa belajar terlebih dahulu, tanpa bertanya pada ahlinya, tanpa mencari tahu lebih dalam.

Ini pernah saya alami pas awal-awal mencoba usaha ternak kenari. Tanpa saya pelajari lebih dulu, saya langsung terjun ke dunia yang benar-benar baru buat saya. Benar saja, di kemudian hari saya harus membagi fokus antara menjalani bisnis dengan mempelajari ilmunya.

Tak ingin mengulangi kesalahan yang sama, maka disetiap usaha yang saya jalani selanjutnya saya selalu mewajibkan diri untuk mendalami ilmunya terlebih dulu. Dari mulai teknis, produksi, pemasaran, dll. 

Tips untuk Anda : Milikilah mentor (guru) yang kompeten dibidang yang anda geluti. Pastikan mentor anda punya waktu untuk berbagi ilmu dan pengalamannya.

Kesalahan #2. Kurang Menghargai Waktu

Salah satu faktor paling penting saat anda ingin memulai usaha adalah, jangan pernah menunda-nunda pekerjaan. Setiap detik yang anda lewati dengan menunda pekerjaan (untuk hal-hal yang tidak penting), itu berarti anda melewatkan kesempatan emas yang mungkin hanya datang sekali.

Nah, ketidakdisiplinan ini yang anda harus kalahkan. Bagaimanapun juga, tidaklah mungkin orang bisa sukses seketika tanpa dia me-manage dirinya sendiri dalam hal kedisiplinan. Memang sulit sekali, tapi inilah sikap mental sang juara. 

Kalau disiplin saja sulit, bergerak cepat juga sulit, kapan mau bersaing dengan mereka yang sudah jauh meninggalkan anda?

Tips untuk Anda : Segera Take Action setelah anda cukup bekal ilmu untuk memulai usaha anda, jangan menunda, jangan membuang waktu untuk hal tidak penting.

Kesalahan #3. Kurang Perencanaan

Action sih action, tapi bisnisnya malah jadi amburadul nggak karuan. Gesit sih gesit, tapi tetap saja pengeluaran malah jauh lebih besar dari pemasukan. Ujung-ujungnya minus.

Kok bisa? Bisa jadi anda kurang benar dalam perencanaan. Misalnya, anda mengeluarkan biaya promosi besar-besaran padahal target pasarnya tidak tepat. Atau anda meluncurkan produk yang kalah bersaing di pasaran karena timing nya tidak pas. Bisa juga anda terlalu melibatkan banyak orang, akhirnya pendapatan jadi minim.

Semua masalah diatas terjadi karena kurangnya perencanaan. Karena anda terlalu bersemangat, atau karena terlalu yakin dengan besarnya profit, menyebabkan anda mengabaikan perencanaan yang sangat penting.

Tips untuk Anda : Buat papan perencanaan, tuliskan sedetail mungkin apa yang akan anda lakukan beserta target yang ingin dicapai. Jangan lupa tuliskan juga resiko-resiko nya.

Kesalahan #4. Kurang Fokus

Banyak orang yang memilih bisnis sebagai sampingan karena penghasilannya dikantor tidak cukup. Atau, mereka yang punya banyak waktu karena pekerjaan nya tidak terlalu mengikat alias freelance. Apakah ini boleh?

Boleh-boleh saja, tapi ada konsekuensi yang harus anda terima! Pada awal-awal menjalani usaha, hal itu sepertinya baik-baik saja. Lama kelamaan, anda akan diharuskan memilih mana yang lebih anda nikmati dalam menjalaninya.

Bisa saja, penghasilan anda dari bisnis tidak sebesar gaji anda di kantor, tapi anda menikmati setiap prosesnya. Atau sebaliknya, pemasukan anda dari bisnis memang besar, tapi anda malah tidak nyaman. Terserah anda mau pilih mana, yang penting FOKUS.

Tips untuk Anda : Miliki visi, miliki keinginan yang jauh lebih bermakna dari sekedar mencari kekayaan. Visi besar seperti membahagiakan keluarga. Itu akan membantu anda untuk lebih fokus.

Kesalahan #5. Kurang me-Manage Keuangan

Apalah artinya profit besar, omzet selangit kalau anda tidak pintar me-manage keuangan anda. Itu pernah saya rasakan dikehidupan yang telah lampau. Parahnya lagi, omzet gak seberapa ditambah keuangan kacau balau. Semakin menderita lah bisnis saya hehe

Kesalahan fatal saya ada pada banyaknya pengeluaran yang tidak perlu ditambah campur aduk dengan keuangan pribadi. Lambat laun saya belajar berhemat, membatasi pengeluaran, bahkan menabung. Menjauhkan diri dari konsumsi yang tidak perlu, yang bahkan merusak seperti rokok.

Oh ya, ngomong-ngomong soal rokok, anda boleh baca ini >> Benarkah Rokok Itu Berbahaya?

Alhamdulillah, seiring berjalan waktu saya semakin dalam mempelajari ilmunya. Sedikit-sedikit berhasil diperbaiki. Omzet kecil pun lama-lama berkembang kalau keuangannya baik.

Tips untuk Anda : Buat pembukuan, sedetail mungkin, selengkap mungkin. Kalau perlu, belajar akuntansi praktis, bukan yang cuma teori. Anda bisa mempelajarinyra disini >> Jurnal Akuntansi Keuangan (terlengkap termudah). Buat akun rekening khusus untuk bisnis.

Kesalahan #6. Kurang Militan

Seringkali kegagalan yang saya alami-setelah dirunut kebelakang, adalah karena spirit fighting saya memuncak di awal lalu melempem ditengah. Banyak faktornya, mulai dari kehabisan modal, profit yang tidak memnuhi kebutuhan, sampai masalah teknis yang tidak terpecahkan.

Tapi, akhirnya saya menyadari semua itu berasal dari sikap mental saya yang kurang militan. Kadang-kadang melakukan sesuatu tidak tuntas atau setengah-setengah, tidak sampai goal.

Saya belajar dari banyak motivaor, trainer, juragan, melalui seminar-seminar, buku, socmed. Saya menemukan banyak ilmu tentang kesabaran yang mulai saya terapkan dan mulai menjadi karakter diri.

Saya amat mengakui kalau jiwa muda itu kebanyakan nggak sabaran, cenderung ingin yang instan. Bahkan, Steve Jobs saja butuh waktu 8 tahun dari awal tercipta nya Apple sampai me-launching Machintosh.

Tips untuk Anda : Nikmati setiap jengkal proses usaha yang anda jalani. Sukses hanya masalah waktu kalau anda melakukannya dengan benar.

Kesalahan #7. Salah Memilih Partner

Ini bukan persoalan mudah! Terlihat sederhana, tapi sangat rumit dikemudian. Banyak yang berhasil membangun bisnis karena tepat memilih partner. Namun, tidak sedikit bisnis hancur gara-gara sembarangan dalam ber-partner.

Kalau anda sudah cukup ilmu, punya relasi, punya modal yang cukup, siap untuk fokus, saya tidak menyarankan untuk ber-partner. Itulah juga yang dikatakan mentor saya. Tidak banyak orang yang setia dengan komitmen mereka, juga dalam berbisnis.

Tapi, tidak ada salahnya juga anda ber-partner selama anda yakin dan tahu persis karakter orang yang anda ajak bekerja sama. Jangan sampai anda menyesal setelah bisnis berjalan. Partner terbaik adalah yang saling melengkapi, da
n memiliki visi yang sama dengan anda.

Tips untuk Anda : Selektiflah dalam memilih partner. Ketahui latar belakangnya, buat komitmen hitam di atas putih. Itu lebih aman buat anda, terlebih anda sebagai pemilik modal.



Duh, cukup panjang juga saya bercuap-cuap, tidak terasa sampai jemari ini cangkeul. hehe

Tapi mudah-mudahan ada manfaatnya untuk anda pembaca setia blog sepsum. Mohon maaf karena terlampau banyak kekurangan, hampir-hampir isinya persis seperti kaleng kosong.

Untuk ilmu bisnis yang lebih lengkap, nih saya kasih rujukan >> Ciputra Entrepreneurship

Sekian dulu dari saya, wassalam :)
Yang mau menambahkan, silakan isi di kolom komentar.

Friday, 19 February 2016

Khusus DEWASA!!! Tes Kejantanan Anda Dengan Dynamic Coffee!

Keharmonisan suami istri terkadang jadi berkurang disebabkan hal yang satu ini, apakah itu? Ya, apalagi kalau bukan 'urusan ranjang'. Bagi yang sudah berumah tangga - apalagi baru menikah, hubungan intim yang kurang berkualitas akan banyak menimbulkan percekcokan.

Kebanyakan yang terjadi adalah, ketidakpuasan seorang istri karena suaminya 'kalah duluan'. Bukan cuma istri sih, bahkan saya sendiri menginginkan durasi yang lebih lama hehehe. Tidak bisa dipungkiri, faktor terpenting adalah durasi yang cukup (tidak terlalu sebentar tidak juga kelamaan). Idealnya adalah sekitar 7 menit.

Demi memenuhi kebutuhan anda sebagai pasangan agar tetap harmonis, kini ada satu produk yang saya yakin akan menjawab persoalan anda. Produk itu bernama Dynamic Coffee. Ini bukan kopi biasa, melainkan kopi dengan ekstrak ginseng yang dibuat khusus untuk urusan STAMINA.

Apa saja sih manfaat Dynamic Coffe?
- Untuk tubuh lebih BERTENAGA
- Untuk tubuh lebih BERGAIRAH
- Melancarkan peredaran darah
- Meningkatkan VITALITAS (suami istri)
- Meningkatkan LIBIDO
- Menurunkan tekanan darah (bagi yang darah tinggi)
- Menurunkan kolesterol brelebih
- Meningkatkan kadar testosteron
- Menguatkan ginjal, hati, dan saluran kencing
- Membantu dalam mengobati impotensi
- Untuk wanita, membantu melancarkan haid

Mungkin anda ingin bertanya, memangnya produk ini aman?
Ah, anda tidak usah khawatir! Dynamic Coffee sudah terdaftar di BP POM RI MD : 867028005319. Kami menggaransi, kopi ini tidak menimbulkan efek samping selama anda mengkonsumsinya dalam batas wajar (cukup satu atau dua gelas per hari) dan baiknya diminum rutin.

Ngomong-ngomong, harganya berapa?
Kopi Dynamic ini dibanderol seharga Rp.35.000,- per sachet. Harga yang cukup murah untuk sesuatu yang bernilai manfaat sangat tinggi. Apalagi, ada harga khusus untuk anda yang memesan sampai akhir februari, dan juga untuk anda yang mendaftar sebagai member. Yang pasti lebih murah dan lebih untung karena anda bisa jadi reseller.

Ah, saya nggak percaya... Mana ada kopi yang punya khasiat seperti itu!
Selalu saja, ada yang meremehkan produk ini. Ya, anda memang jangan percaya sama saya - sebelum anda membuktikan sendiri. Ini bukan produk abal-abal, karena sudah banyak sekali yang membuktikannya, sekarang giliran anda! Tunggu apa lagi? Segera sms 089524246969 atau bbm 51b1aa98 atau WA 085793558080.

Yang mesti anda sadari adalah, ini bukan obat kuat atau sejenisnya. Tentu lebih optimal kalau anda mengimbangi dengan olahraga teratur. Walau begitu, tidak ada yang meragukan khasiat ginseng, anda juga bukan? Kalau anda meragukan saya, itu wajar! Bisa saya terima. Tapi apakah anda meragukan para ahli?

Saya hanya mengingatkan, mereka yang berhasil membangun karir/bisnis kebanyakan adalah mereka yang berhasil membangun rumah tangganya. Dan salah satu faktor meningkatkan keharmonisan suami istri adalah dengan serius memperhatikan 'urusan ranjang'.

Sekian dulu dari saya, semoga bermanfaat. Selamat berbahagia :)

Wassalam

Thursday, 18 February 2016

Jika Anda Merasa Tidak Bahagia, Anda WAJIB Baca Ini!!!

Anda pasti setuju kalau yang dicari oleh manusia di dunia ini adalah kebahagiaan. Anda cari uang, menikahi pasangan, mempunyai anak, bahkan beribadah, tujuan akhir dari semua itu apalagi kalau bukan kebahagiaan. Idealnya, ketika segala sudah dipunya, pasti bahagia. Tapi...

Mungkin anda pernah atau sedang mengalami hal ini :
- Punya istri cantik tapi tidak merasa bahagia
- Punya rumah mewah tapi selalu galau
- Penghasilan tinggi tapi tak pernah merasa tenang
- Sudah terkenal tapi malah tak bisa tidur nyenyak
- Setiap hari jalan-jalan keluar negeri tapi hati gelisah
- dan banyak lagi

Jujur, saya sendiri pernah mengalami salah satunya. Dulu saya mengira, setelah berganti status dari lajang menjadi suami akan serta merta menghilangkan kegusaran yang sering kali saya alami. Kenyataan berkata lain! Ternyata kesalahan itu ada pada saya. Karena saya tidak bisa menghadirkan kebahagiaan itu.

Kebahagiaan bukan semata masalah fisik (seperti hal materi, kecantikan,dll) atau bahkan psikis. Tapi lebih kepada bagaimana anda memaknai hidup. Lebih kepada seberapa manfaat anda untuk orang lain (khoirunnas anfa'uhum linnas - manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat untuk manusia).

Coba jawab ini...
- Anda diberi bonus oleh kantor atau anda menyumbangkan sebagian uang buat korban bencana, lebih bahagia mana?
- Anda naik gaji atau anda bisa membelikan mainan favorit anak anda, mana yang lebih bikin anda bahagia?
- Anda dapat hadiah tv atau anda ngasih makan seorang tuna wisma yang sedang kelaparan, mana yang lebih menggetarkan hati anda?
- Anda dapat hadiah umroh atau anda memberangkatkan orang tua anda umroh, mana yang lebih indah?

Dari keempat pertanyaan diatas, anda pasti jawab pilihan kedua. Ya, semua orang pasti bahagia saat mendapatkan sesuatu yang diinginkan, tapi memberikan sesuatu akan jauh lebih membahagiakan. Sebuah makna hidup! Kebermanfaatan.

Tapi saya ini lagi banyak masalah, apa mungkin bisa bahagia?
Bagi anda yang sedang diposisi seperti itu, percayalah...pasti bisa! Saya, anda, bahkan raja sekalipun tidak mungkin hidup tanpa masalah. Sesuatu yang anda pikir enak, tidak selalu faktanya demikian. Bahkan masalah yang dihadapi orang-orang besar akan jauh lebih rumit dari anda dan saya.

Sekali lagi saya katakan, bahwa ini bukan perkara fisik atau psikis. Tapi lebih kepada hati. Ya, hati...sekalipun anda dilanda masalah yang begitu dahsyat dan bertubi-tubi, yakinlah kalau hati anda cenderung kepada-Nya pasti anda bahagia (Fa innama'al 'usri yusron inna ma'al 'usri yusron - beserta kesukaran, ada kemudahan)

Banyak orang mengira kalau kekayaan dan popularitas adalah faktor kebahagiaan seseorang yang paling tinggi. Cobalah buka mata, berapa banyak selebritis terkenal yang kaya raya justru meninggal dengan cara bunuh diri, terutama di negara-negara barat. Penyebabnya apa lagi kalau bukan kehampaan.

Jadi, bagaimana supaya bahagia?
Jika anda tidak bisa memutuskan hari ini...saat ini...bahwa anda bahagia, maka anda akan sulit bahagia! Kalimat yang anda baca barusan itu saya dapat saat mengikuti seminar tahun lalu. Benar sekali, ini hanya soal memutuskan...apakah anda mau atau tidak.

Banyak hal diluar sana yang bisa membuat anda bahagia. Namun elemen terpenting tetap saja ada pada diri anda. Elemen bernama hati! Betapapun semua orang berusaha membuat anda tersenyum, hanyalah sia-sia kalau elemen itu tidak anda hadirkan.

Hal yang paling mendatangkan kebahagiaan buat saya adalah berbagi. Dengan berbagi, sejatinya itu akan menghadirkan cinta, yang selanjutnya kita sebut kebahagiaan.

Tidak terasa, saya sudah banyak ngomong, eh maksud saya nulis, hehehe. Ya mudah-mudahan mendatangkan manfaat untuk anda, kalau memang iya boleh anda share, dan kalau tulisan saya kacau, silakan tinggalkan komentar anda.

Sekian dulu dari saya, wassalam.

Sunday, 14 February 2016

Rokok & Bahayanya Untuk Anggota Keluarga

Bicara tentang rokok, semua pasti setuju kalau Indonesia adalah surganya para perokok. Dimana tidak ada aturan ketat yang melarang siapapun untuk merokok, bahkan anak dibawah umur. Beberapa tahun belakangan bahkan sempat beredar video bayi kecanduan rokok yang terjadi di Sumatera, sesuatu yang cukp menggegerkan dunia kala itu. Anda bisa lihat tayangannya dibawah, yang saya kutip dari youtube.

Nah, apakah benar rokok itu bahaya? Yakin begitu? Sebelum menjawab dan memutuskan, baiknya kita simak paparan seorang motivator tentang rokok yang saya dapatkan dari socmed.

Pertama-tama saya mau bertanya. Adakah ayah perokok yang menyarankan rokok pada anaknya? Nggak ada. Di lubuk hatinya yang paling dalam, si ayah tahu rokok itu beracun...adakah sertifikat halal untuk rokok? Adakah anjuran membaca bismillah ketika merokok? Nggak ada...

Adakah ibu yang rela melihat anaknya menghirup racun? Nggak ada. Amoniak, zat yang ada pada kencing manusia, juga ada pada tembakau, beracun. Ini gunanya untuk pupuk, bukan untuk dihirup. Adakah dokter bertaraf internasional yang berani menyimpulkan rokok itu bebas racun? Nggak ada. Dan pesan Nabi, "Sesiapa yang menghirup racun hingga mati, maka ia akan menghirup racun itu di neraka jahannam."


Mengapa semakin maju sebuah negara dan semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin jauh mereka dari rokok? Karena mereka sudah sadar, bahaya rokok itu jauh lebih besar dari manfaatnya. Mengapa RJ Reynolds, salah satu produsen rokok terbesar dunia, malah melarang karyawannya untuk merokok? Karena bagi RJ Reynolds, karyawan dan kesehatan karyawan adalah aset yang berharga.

Perlukah anda dan anak-anak anda menenggak bir hanya karena pabrik itu membuka lapangan kerja? Nggak perlu, sama sekali nggak perlu. Demikian pula dengan rokok. Sekiranya kita semua berhenti merokok, toh pabrik rokok masih bisa memproduksi yang lain. Tenang saja. Lapangan kerja tak akan berkurang. Kalaupun anda masih kuatir dengan nasib buruh rokok, yah sedekahkan saja uang rokok anda kepada mereka, Rp.12.000 per hari.

Nah, karena saat ini anda sudah menimbang-nimbang untuk berhenti merokok, maka anda boleh membayangkan ganjaran-ganjaran yang akan anda terima:
- Keluarga anda akan lega dan bangga, yang mana ini membuat anda merasa cool.
- Anda memberi keteladanan dan pesan yang kuat kepada anak bahwa dia tidak perlu ikut-ikutan merokok.
- Uang rokok selama ini bisa anda alihkan untuk membeli vitamin dan susu anak.
- Anda telah melakukan mental switching, dan ini adalah kemampuan istimewa karena kebanyakan orang tak memilikinya. Fyi, mental switching adalah modal dasar bagi mereka yang ingin menemukan titik balik dalam hidup.

Detik ini, mungkin anda membayangkan kenikmatan yang bertambah-tambah karena berhasil behenti merokok. Apalagi ini perkara mudah, soal keputusan saja. Keputusan yang diambil oleh orang yang bermental pemenang pastilah bisa mengalahkan jebakan candu. Dan teman sejati anda pasti menghargai dan mendukung keputusan anda.

Saya menulis ini karena kepedulian saya pada anda dan keluarga anda, walaupun banyak yang tidak menyukainya. Semoga tulisan ini bermanfaat, dari saya mantan perokok yang sudah 2 tahun lebih pensiun menghisap rokok, dan merasakan betul manfaatnya. Untuk tips berhenti merokok, boleh dibuka >> Tips Meninggalkan Kebiasaan Merokok

Sekian dari saya. Wassalam :)